SUSAN, IRNA (2026) HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SIGI 2025. Sarjana (S1) thesis, Universitas Alkhairaat Palu.
SKRIPSI_IRNA SUSAN_FULLTEXT.pdf
Download (4MB)
COVER+DAPUS_IRNA SUSAN_FULLTEXT.pdf
Download (835kB)
Abstract
INTISARI
Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan remaja yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola asuh orang tua. Masa remaja merupakan periode rentan terhadap gangguan mental seperti kecemasan, depresi, dan disfungsi sosial. Perbedaan pola asuh seperti otoriter, demokratis, dan permisif diduga memberikan dampak yang berbeda terhadap kondisi psikologis remaja. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang bervariasi dan belum terdapat penelitian serupa di MAN Sigi.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sigi tahun 2025.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 82 siswa yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pola asuh orang tua diukur menggunakan Parental Authority Questionnaire (PAQ), sedangkan kesehatan mental diukur menggunakan General Health Questionnaire-28 (GHQ-28). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis merupakan pola asuh yang paling dominan (47 responden), diikuti pola asuh otoriter (22 responden) dan permisif (13 responden). Sebagian besar responden mengalami psychological distress sebanyak 60 siswa, sedangkan 22 siswa berada dalam kategori psychological well-being. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p > 0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja di MAN Sigi tahun 2025. Namun, tingginya angka distress psikologis menunjukkan perlunya perhatian lebih dari orang tua dan pihak sekolah dalam mendukung kesehatan mental remaja.
Kata Kunci: Pola asuh, kesehatan mental, remaja, Parental Authority Questionnaire, GHQ-28
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Pola asuh, kesehatan mental, remaja, Parental Authority Questionnaire, GHQ-28 |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Fakultas / Prodi: | Prodi Kedokteran |
| Depositing User: | Admin |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 03:40 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 03:40 |
| URI: | http://repository.fkunisa.my.id/id/eprint/41 |

