DAMAYANTI, ADINDA PUTRI (2026) HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN GANGGUAN BIPOLAR DI POLIKLINIK JIWA RSUD ANUTAPURA DAN POLIKLINIK JIWA RSUD MADANI DI KOTA PALU. Sarjana (S1) thesis, Universitas Alkhairaat Palu.
COVER+DAPUS_ADINDA PUTRI DAMAYANTI.pdf
Download (1MB)
SKRIPSI ADINDA PUTRI DAMAYANTI FULLTEXT.pdf
Download (35MB)
Abstract
INTISARI
Latar Belakang: Gangguan bipolar merupakan gangguan kejiwaan kronik yang ditandai oleh perubahan suasana hati secara ekstrem berupa episode mania, hipomania, dan depresi, serta dapat berdampak pada fungsi sosial, psikologis, dan kualitas hidup penderitanya. Selain faktor biologis dan genetik, faktor lingkungan dan psikososial, khususnya pola asuh orang tua, diduga berperan dalam terjadinya gangguan bipolar.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian gangguan bipolar di Poliklinik Jiwa RSUD Anutapura Palu dan Poliklinik Jiwa RSUD Madani Palu.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control. Jumlah subjek penelitian sebanyak 164 responden yang terdiri dari 82 pasien gangguan bipolar sebagai kelompok kasus dan 82 individu tanpa gangguan bipolar sebagai kelompok kontrol, dengan rentang usia 18–30 tahun. Pola asuh orang tua diukur menggunakan Parental Authority Questionnaire (PAQ), sedangkan kejadian gangguan bipolar ditentukan berdasarkan diagnosis psikiater dan skrining Mood Disorder Questionnaire (MDQ) pada kelompok kontrol. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Mann-Whitney serta analisis multivariat dengan regresi logistik untuk memperoleh nilai Odds Ratio (OR) dengan tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian gangguan bipolar (p = 0,000; OR = 1.215; CI 95%: 1.126-1.311). Pola asuh permisif juga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian gangguan bipolar (p = 0,002; OR = 1,106; 95% CI: 1,038–1,179). Sebaliknya, pola asuh demokratis menunjukkan hubungan yang bersifat protektif terhadap kejadian gangguan bipolar (p = 0,000; OR = 0,832; CI 95%: 0,760–0,910).
Kesimpulan:
Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kejadian gangguan bipolar. Pola asuh otoriter dan permisif berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya gangguan bipolar, sedangkan pola asuh demokratis berperan sebagai faktor protektif.
Kata Kunci: Pola asuh, gangguan bipolar, Parental Authority Questionnaire, kesehatan jiwa, faktor psikososial.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Keywords / Kata Kunci: | Kata Kunci: Pola asuh, gangguan bipolar, Parental Authority Questionnaire, kesehatan jiwa, faktor psikososial. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Fakultas / Prodi: | Prodi Kedokteran |
| Depositing User: | Admin |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 04:05 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:02 |
| URI: | http://repository.fkunisa.my.id/id/eprint/21 |

