GAMBARAN POLA MAKAN & MEROKOK PADA PENDERITA NON ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE DI RSU SIS AL DJUFRIE KOTA PALU PERIODE JANUARI-SEPTEMBER 2025

Aini, Nurul (2026) GAMBARAN POLA MAKAN & MEROKOK PADA PENDERITA NON ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE DI RSU SIS AL DJUFRIE KOTA PALU PERIODE JANUARI-SEPTEMBER 2025. Sarjana (S1) thesis, Universitas Alkhairaat Palu.

[thumbnail of COVER+DAPUS_NURUL AINI.pdf] Text
COVER+DAPUS_NURUL AINI.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI_NURUL AINI_FULLTEXT.pdf] Text
SKRIPSI_NURUL AINI_FULLTEXT.pdf

Download (4MB)

Abstract

INTISARI

Latar Belakang : Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) merupakan penyakit hati kronis yang ditandai dengan penumpukan lemak di hati tanpa riwayat konsumsi alkohol berlebihan dan sering berkaitan dengan gangguan metabolik. Prevalensi NAFLD terus meningkat seiring perubahan pola hidup masyarakat. Pola makan yang tidak sehat dan kebiasaan merokok diduga berperan dalam perkembangan penyakit ini. Data rekam medis di RSU Sis Al Djufrie Kota Palu menunjukkan adanya kasus NAFLD selama periode Januari–September 2025 sehingga diperlukan gambaran mengenai faktor gaya hidup yang menyertainya.

Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pola makan dan kebiasaan merokok pada penderita NAFLD di RSU Sis Al Djufrie Kota Palu periode Januari–September 2025.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan Indeks Brinkman untuk menilai kebiasaan merokok. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling terhadap populasi yang memenuhi kriteria inklusi, sehingga diperoleh 56 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.

Hasil : Karakteristik penderita NAFLD didominasi oleh kelompok usia lanjut (56-65 tahun) yaitu sebanyak 19 orang (34%) dan berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 37 orang (66%). Pola makan responden didominasi konsumsi karbohidrat tinggi seperti nasi putih yang dikonsumsi 2-3 kali sehari oleh sebagian besar responden. Penggunaan minyak goreng sebagai sumber lemak juga cukup tinggi. Sebagaian besar responden tidak memiliki kebiasaan merokok, namun terdapat sebagian kecil perokok ringan hingga berat berdasarkan Indeks Brinkman.

Kesimpulan :
Penderita NAFLD di RSU Sis Aldjufrie Palu di dominasi oleh usia lanjut dan perempuan. Pola makan tinggi karbohidrat dan penggunaan lemak dalam pengelolahan makanan lebih dominan dibandingkan kebiasaan merokok pada populasi penelitian.

Kata Kunci : NAFLD, Pola Makan, Merokok, dan Gaya Hidup

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: NAFLD, Pola Makan, Merokok, dan Gaya Hidup
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Fakultas / Prodi: Prodi Kedokteran
Depositing User: Admin
Date Deposited: 18 Jun 2026 07:45
Last Modified: 18 Jun 2026 07:45
URI: http://repository.fkunisa.my.id/id/eprint/29

Actions (login required)

View Item
View Item