PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PRE DAN POST OPERASI PADA PENDERITA FRAKTUR YANG DIRAWAT INAP DI RSUD ANUTAPURA PALU TAHUN 2024

AMALIA, ZHAFIRAH DHIYA (2026) PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PRE DAN POST OPERASI PADA PENDERITA FRAKTUR YANG DIRAWAT INAP DI RSUD ANUTAPURA PALU TAHUN 2024. Sarjana (S1) thesis, Universitas Alkhairaat Palu.

[thumbnail of COVER+DAPUS_ZHAFIRA DHYA AMALIA.pdf] Text
COVER+DAPUS_ZHAFIRA DHYA AMALIA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI_ZHAFIRA DHIA AMALIA_FULLTEXT.pdf] Text
SKRIPSI_ZHAFIRA DHIA AMALIA_FULLTEXT.pdf

Download (3MB)

Abstract

INTISARI

Latar Belakang : Fraktur merupakan terputusnya struktur tulang yang sering memerlukan tindakan pembedahan dan berisiko menimbulkan infeksi pasca operasi. Pemberian antibiotik pre dan post operasi berperan penting dalam mencegah infeksi, mempercepat penyembuhan serta menurunkan morbiditas, mortalitas dan resistensi bakteri sehingga penggunaannya harus rasional.

Tujuan : Untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pre dan post operasi pada penderita fraktur yang dirawat inap di RSUD Anutapura Palu tahun 2024.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross sectional study menggunakan data sekunder sebagai acuan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Setiap data dijabarkan dengan analisis univariat menggunakan program Jamovi 2.6.44.

Hasil : Karakteristik demografi penderita yang menjalani operasi fraktur dan dirawat inap didominasi oleh usia 19-59 tahun yaitu 30 penderita (46,9%) dengan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 35 penderita (54,7%). Pada fase pre operasi penderita fraktur menerima antibiotik cefoperazone (Gram positif dan negatif) 54 penderita (85,7%). Pada fase post operasi mayoritas penderita diberikan transisi antibiotik dari cefoperazone diganti dengan cefadroxyl (Gram positif) 42 penderita (65,6%). Lama pemberian antibiotik diberikan 0-2 jam sebelum dilakukan operasi 43 penderita (67,2%). Pada fase post operasi mayoritas penderita fraktur mendapatkan antibiotik dengan durasi ≤5 hari yaitu 53 penderita (82,8%). Pada fase pre operasi seluruh penderita fraktur mendapatkan antibiotik melalui intravena 64 penderita (100%). Pada fase post operasi mayoritas penderita diberikan antibiotik melalui intravena dilanjutkan dengan pemberian oral 54 penderita (84,4%). Pada fase pre operasi mayoritas penderita fraktur mendapatkan dosis antibiotik spektrum luas yaitu antibiotik cefoperazone injeksi 1 g 54 penderita (84,4%). Pada fase post operasi penderita mendapatkan transisi dosis antibiotik dari cefoperazoen injeksi 1 g diganti dengan antibiotik spektrum sempit yaitu cefadroxyl kapsul 500 mg 41 penderita (64,1%).

Kata Kunci : Fraktur, Antibiotik, Pre Operasi dan Post Operasi.

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Keywords / Kata Kunci: Fraktur, Antibiotik, Pre Operasi dan Post Operasi.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Fakultas / Prodi: Prodi Kedokteran
Depositing User: Admin
Date Deposited: 18 Jun 2026 06:31
Last Modified: 18 Jun 2026 07:57
URI: http://repository.fkunisa.my.id/id/eprint/26

Actions (login required)

View Item
View Item